Kendari — Prestasi gemilang kembali diraih oleh Universitas Muhammadiyah Kendari melalui Program Studi Gizi yang berhasil meraih juara pertama dalam Kompetisi Inovasi Nutrisi Nasional (KINN) 2026 yang diselenggarakan oleh Asosiasi Profesi Gizi Indonesia (APGI) di Jakarta, pada 15 April 2026 lalu. Pencapaian luar biasa ini membuktikan dedikasi dan keunggulan akademik mahasiswa serta dosen Program Studi Gizi Universitas Muhammadiyah Kendari di tingkat nasional.
Delegasi yang terdiri dari tiga mahasiswa Program Studi Gizi Universitas Muhammadiyah Kendari, yaitu Siti Nurhaliza (Semester VI), Andi Muhammad Rizki (Semester VI), dan Putri Rahmawati (Semester VIII), berhasil mengalahkan 47 peserta lainnya dari berbagai perguruan tinggi terkemuka di Indonesia. Prestasi ini diraih melalui presentasi inovatif mereka mengenai “Formulasi Makanan Fungsional Berbasis Bahan Lokal Sulawesi Tenggara untuk Pencegahan Anemia pada Ibu Hamil di Daerah Terpencil.”
Latar Belakang Kompetisi dan Persiapan Tim
Kompetisi Inovasi Nutrisi Nasional 2026 merupakan ajang tahunan yang diselenggarakan oleh Asosiasi Profesi Gizi Indonesia untuk mengapresiasi inovasi dan penelitian di bidang gizi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat Indonesia. Kompetisi ini diikuti oleh mahasiswa aktif dari program studi gizi di seluruh nusantara, mencakup kategori penelitian inovasi, presentasi poster, dan pengembangan produk pangan fungsional.
Tim dari Universitas Muhammadiyah Kendari memulai persiapan mereka sejak tiga bulan sebelumnya di bawah bimbingan intensif dari dosen pembimbing mereka, Dr. Hasanah Muthmainnah, S.TP., M.Si., dan Drs. Sudarto Wijaya, M.Gizi. Proses penelitian melibatkan studi mendalam tentang potensi bahan-bahan lokal Sulawesi Tenggara, seperti jagung merah, kacang-kacangan, dan berbagai sumber protein alternatif yang dapat diolah menjadi makanan fungsional.
“Persiapan kami sangat matang dan terstruktur. Tim ini telah melakukan riset lapangan, studi literatur, dan pengujian formula secara bertahap. Mereka juga berlatih presentasi lebih dari lima puluh kali untuk memastikan setiap detail tersampaikan dengan sempurna,” ungkap Siti Nurhaliza dalam wawancara khusus dengan tim redaksi kampus, Minggu (17 April 2026) pagi.
Penelitian yang menjadi dasar kompetisi tersebut berangkat dari permasalahan nyata yang ditemukan tim di beberapa daerah terpencil Sulawesi Tenggara. Data preliminer menunjukkan tingginya prevalensi anemia pada ibu hamil, terutama di wilayah dengan akses terbatas terhadap pangan bergizi dan layanan kesehatan. Tim peneliti melihat peluang besar untuk memanfaatkan potensi bahan pangan lokal yang mudah diperoleh masyarakat setempat.
Inovasi dan Metodologi Penelitian
Karya inovatif yang dipresentasikan tim Universitas Muhammadiyah Kendari menggabungkan aspek nutrisi, aspek ekonomis, dan keberlanjutan lingkungan. Formulasi makanan fungsional mereka menggunakan bahan-bahan lokal yang kaya akan zat besi, asam folat, dan vitamin B12—nutrisi kritis untuk mencegah anemia pada ibu hamil.
“Kami merancang makanan yang tidak hanya bergizi tinggi, tetapi juga terjangkau dan mudah diterima oleh masyarakat lokal. Proses produksinya sederhana sehingga bisa dikembangkan di level komunitas,” jelas Andi Muhammad Rizki, ketua tim penelitian, ketika menjelaskan metodologi mereka.
Produk utama yang dihasilkan dari penelitian ini adalah granola fungsional yang dikombinasikan dengan minuman suplemen berbasis tepung kacang lokal. Setiap porsi dirancang untuk memberikan kontribusi signifikan terhadap kebutuhan harian zat gizi mikro yang esensial bagi ibu hamil. Tim juga melakukan uji organoleptik dengan 30 responden ibu hamil untuk memastikan penerimaan produk di lapangan.
Data hasil penelitian menunjukkan tingkat penerimaan produk mencapai 86 persen, dengan tingkat kepuasan konsumen yang tinggi terutama dari segi rasa dan tekstur. Biaya produksi per porsi hanya mencapai Rp 12.000, jauh lebih terjangkau dibandingkan suplemen komersial yang tersedia di pasaran.
Putri Rahmawati, sebagai anggota tim yang fokus pada aspek keberlanjutan, menambahkan, “Kami juga menyertakan analisis dampak lingkungan dan aspek pemberdayaan ekonomi lokal. Penelitian ini bukan sekadar akademis, tetapi memiliki potensi implementasi nyata di masyarakat.”
Pencapaian dan Kompetisi Sengit
Perjalanan menuju kemenangan di Kompetisi Inovasi Nutrisi Nasional 2026 tidaklah mudah. Tim Universitas Muhammadiyah Kendari harus melewati beberapa tahap seleksi, mulai dari tahap penyaringan administratif, presentasi online, hingga final yang diselenggarakan di Jakarta Convention Center.
Pada tahap final, 12 tim terbaik dari seluruh Indonesia berkompetisi dengan intens. Pesaing tim Universitas Muhammadiyah Kendari mencakup tim-tim dari universitas ternama seperti Universitas Indonesia, Universitas Gajah Mada, Institut Pertanian Bogor, dan Universitas Diponegoro. Setiap tim membawa inovasi nutrisi yang sama-sama berkualitas tinggi dan relevan dengan permasalahan kesehatan masyarakat.
Juri yang terdiri dari tokoh-tokoh terkemuka di bidang gizi, kesehatan masyarakat, dan inovasi produk pangan menilai setiap presentasi berdasarkan kriteria orisinalitas, relevansi, metodologi ilmiah, inovasi teknologi, serta potensi implementasi dan dampak sosial.
“Kami bangga melihat tim dari Universitas Muhammadiyah Kendari memenangkan kompetisi ini. Kualitas penelitian mereka sangat solid, presentasi sangat matang, dan yang paling penting, inovasi mereka memiliki dampak nyata bagi kesehatan masyarakat. Ini adalah karya yang mencerminkan semangat pengabdian dan dedikasi akademis sejati,” kata Dr. Bambang Suryanto, Ph.D., Ketua Panitia Kompetisi Inovasi Nutrisi Nasional 2026, dalam acara pengumuman pemenang.
Kemenangan ini membawa pulang hadiah utama berupa uang tunai Rp 50 juta, sertifikat penghargaan, dan kesempatan untuk mempublikasikan hasil penelitian di jurnal nasional terakreditasi.
Apresiasi Pimpinan Universitas
Berita prestasi mahasiswa Program Studi Gizi ini langsung mendapat apresiasi tinggi dari pimpinan Universitas Muhammadiyah Kendari. Dr. H. Arman Husain, M.Si., Rektor Universitas Muhammadiyah Kendari, mengungkapkan kebanggaannya atas pencapaian gemilang ini.
“Prestasi ini membuktikan bahwa Universitas Muhammadiyah Kendari mampu bersaing dengan perguruan tinggi besar lainnya di tingkat nasional. Mahasiswa dan dosen kita telah menunjukkan komitmen terhadap excellence dan inovasi yang berkelanjutan. Saya mempercayai bahwa ini baru permulaan dari serangkaian prestasi gemilang yang akan terus dihasilkan oleh civitas akademika kita,” ujar Rektor Husain dalam pidato apresiasi yang disampaikan di auditorium utama kampus, Senin (16 April 2026).
Dr. Muh. Rasyid Ridho, M.Kes., Dekan Fakultas Kesehatan Universitas Muhammadiyah Kendari, yang di bawah binaannya Program Studi Gizi berada, juga memberikan pujian khusus kepada tim peneliti dan dosen pembimbing mereka.
“Ini adalah buah dari kerja keras dan dedikasi yang luar biasa. Program Studi Gizi kami telah membuktikan bahwa dengan strategi pembelajaran yang tepat, bimbingan dosen yang komprehensif, dan dukungan fasilitas yang memadai, mahasiswa kita bisa meraih prestasi setinggi ini. Saya sangat bangga dengan pencapaian ini dan akan terus mendorong program-program serupa di masa depan,” kata Dekan Ridho.
Dampak dan Implementasi Lanjutan
Prestasi ini tidak sekadar menjadi penghargaan akademis, tetapi membuka peluang besar untuk implementasi penelitian di tingkat praktis. Siti Nurhaliza, sebagai ketua tim penelitian, sudah menerima berbagai undangan dari organisasi kesehatan dan lembaga pemberdayaan masyarakat untuk mendiskusikan potensi kerjasama dalam mengembangkan produk ini di lapangan.
“Kami mendapat banyak respons positif dari berbagai pihak, termasuk Dinas Kesehatan Sulawesi Tenggara, Badan Pemberdayaan Masyarakat, dan beberapa LSM yang fokus pada kesehatan ibu dan anak. Ada minat nyata untuk menjadikan produk ini sebagai bagian dari program intervensi nutrisi di daerah-daerah terpencil,” kata Nurhaliza dengan antusiasme.
Tim juga berencana untuk melanjutkan penelitian dengan skala yang lebih luas, melibatkan lebih banyak responden dari berbagai wilayah di Sulawesi Tenggara. Mereka juga sedang dalam tahap mempersiapkan publikasi hasil penelitian di jurnal internasional, untuk meningkatkan visibilitas karya mereka di tingkat global.
Universitas Muhammadiyah Kendari, melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM), juga telah menyediakan dukungan dana tambahan untuk penelitian lanjutan tim ini sebagai bentuk insentif terhadap pencapaian luar biasa yang mereka raih.
Komitmen terhadap Keunggulan Akademik
Dr. Hasanah Muthmainnah, dosen pembimbing utama tim peneliti, menekankan pentingnya komitmen terhadap keunggulan akademik yang menjadi fondasi kesuksesan ini.
“Mahasiswa kita bukan sekadar mencari nilai bagus atau sekadar lulus kuliah. Mereka benar-benar tertarik pada tema penelitian mereka dan ingin memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Itulah yang membedakan mereka. Sebagai dosen, kami berusaha membimbing dengan serius, memberi tantangan yang tepat, dan menciptakan lingkungan belajar yang mendukung inovasi,” papar Muthmainnah.
Program Studi Gizi Universitas Muhammadiyah Kendari telah menetapkan target ambisius untuk tahun-tahun mendatang. Mereka berkomitmen untuk meningkatkan kualitas penelitian mahasiswa dan mendorong lebih banyak partisipasi dalam kompetisi nasional dan internasional. Kurikulum juga sedang disesuaikan untuk lebih menekankan aspek research dan innovation, sehingga setiap mahasiswa memiliki pengalaman riset yang bermakna.
Penutup
Prestasi gemilang yang diraih oleh Siti Nurhaliza, Andi Muhammad Rizki, dan Putri Rahmawati dari Program Studi Gizi Universitas Muhammadiyah Kendari dalam Kompetisi Inovasi Nutrisi Nasional 2026 merupakan pencerminan komitmen institusi terhadap keunggulan akademik dan kontribusi nyata kepada masyarakat. Kemenangan ini tidak hanya membanggakan bagi ketiga mahasiswa dan dosen pembimbing mereka, tetapi juga bagi seluruh civitas akademika Universitas Muhammadiyah Kendari dan masyarakat Kendari secara luas.
Ke depannya, Universitas Muhammadiyah Kendari diharapkan terus mendorong budaya inovasi dan penelitian berkualitas di semua program studi. Pencapaian ini juga menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berinovasi, berdedikasi, dan berkontribusi pada pembangunan bangsa melalui karya-karya nyata yang bermanfaat.
Selamat kepada tim peneliti atas kemenangan luar biasa ini. Semoga prestasi ini menjadi awal dari serangkaian pencapaian yang lebih besar lagi di masa depan.
—
Artikel ini diterbitkan pada 17 April 2026