Universitas Muhammadiyah Kendari Gelar Wisuda Program Studi Gizi Angkatan 2022-2023
Kendari – Suasana meriah mengiringi penyelenggaraan acara wisuda dan pelepasan mahasiswa Program Studi Gizi Universitas Muhammadiyah Kendari pada hari Sabtu, 21 April 2026. Sebanyak 73 mahasiswa resmi meraih gelar Sarjana Sains (S.Si) di bidang Gizi dalam acara yang berlangsung di Aula Serbaguna Kampus Universitas Muhammadiyah Kendari, Jalan Sultan Qaimuddin, Kelurahan Abeli, Kota Kendari.
Acara wisuda yang meriah ini menandai pencapaian luar biasa bagi institusi pendidikan kesehatan yang berkomitmen pada peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang gizi dan nutrisi. Para lulusan yang terdiri dari mahasiswa program reguler dan program ekstensi ini dinyatakan telah memenuhi seluruh persyaratan akademik dan administratif untuk meraih gelar kesarjanaan.
“Hari ini adalah momen bersejarah bagi Program Studi Gizi Universitas Muhammadiyah Kendari. Kami melepas 73 lulusan terbaik yang telah menjalani perjalanan akademis yang panjang dan menantang,” ujar Dr. Yusran Mustafa, S.Pd., M.Si., Rektor Universitas Muhammadiyah Kendari, dalam sambutannya di depan keluarga besar para wisudawan.
Komitmen Pendidikan Tinggi Berkualitas
Program Studi Gizi Universitas Muhammadiyah Kendari merupakan salah satu program studi unggulan yang terus mengalami perkembangan signifikan. Didirikan sebagai upaya untuk memenuhi kebutuhan tenaga profesional di bidang gizi dan nutrisi di kawasan Sulawesi Tenggara, program ini telah menghasilkan lulusan yang tersebar di berbagai institusi kesehatan, pemerintah, dan sektor swasta.
Kepala Program Studi Gizi, Ir. Siti Nurhaliza, M.Sc., menuturkan bahwa proses perkuliahan selama empat tahun telah mempersiapkan mahasiswa dengan kompetensi yang komprehensif. “Mahasiswa kami tidak hanya dibekali teori, tetapi juga pengalaman praktis melalui berbagai program magang dan riset di lapangan. Mereka telah melakukan praktik di rumah sakit, puskesmas, dan lembaga kesehatan lainnya di seluruh Sulawesi Tenggara,” jelasnya.
Kurikulum Program Studi Gizi dirancang mengikuti standar nasional dan internasional, mencakup mata kuliah inti seperti gizi klinis, gizi masyarakat, manajemen layanan gizi, dan ilmu gizi khusus. Para mahasiswa juga mendapatkan pelatihan dalam penggunaan teknologi terkini dan metodologi penelitian yang relevan dengan perkembangan ilmu gizi modern.
Prestasi dan Pencapaian Angkatan 2022-2023
Angkatan 2022-2023 Program Studi Gizi menunjukkan prestasi akademik yang membanggakan. Dari 73 lulusan yang meraih gelar hari ini, sebanyak 12 mahasiswa meraih predikat cumlaude dengan indeks prestasi kumulatif di atas 3,50. Sementara itu, 35 mahasiswa lainnya berhasil menyelesaikan studi dengan predikat sangat memuaskan dengan nilai IPK antara 3,20 hingga 3,50.
Pencapaian akademik ini didukung oleh dedikasi para mahasiswa dalam menjalani tugas akhir (skripsi) yang berkualitas. Berbagai topik penelitian yang diangkat oleh mahasiswa mencakup permasalahan gizi di tingkat lokal, seperti status gizi balita di daerah pesisir, tingkat anemia pada ibu hamil, dan analisis pola makan masyarakat urban di Kota Kendari.
“Penelitian-penelitian yang dilakukan oleh mahasiswa kami memiliki relevansi tinggi dengan kebutuhan kesehatan masyarakat lokal. Beberapa hasil penelitian sudah kami publikasikan di jurnal nasional terakreditasi,” tambah Ir. Siti Nurhaliza dengan bangga.
Harapan dan Visi Lulusan Memasuki Dunia Kerja
Memasuki pasar kerja, para lulusan Program Studi Gizi tahun ini memiliki prospek karir yang cerah. Lapangan pekerjaan bagi ahli gizi terus berkembang seiring dengan meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya nutrisi dalam menjaga kesehatan.
Salah satu wisudawan terbaik, Fauzan Riditya Pratama, yang meraih predikat cumlaude, menceritakan persiapannya memasuki dunia kerja. “Saya sudah menerima penawaran bekerja sebagai ahli gizi di salah satu rumah sakit swasta terkemuka di Makassar. Pengalaman selama kuliah, khususnya praktek di rumah sakit dan puskesmas, memberi saya bekal yang cukup,” ungkap Fauzan dengan optimisme.
Wisudawan lainnya, Nur Azizah, memilih melanjutkan pendidikan ke jenjang magister gizi di universitas ternama. “Program studi ini telah membuka wawasan saya tentang pentingnya ilmu gizi dalam mengatasi berbagai masalah kesehatan. Saya ingin mengembangkan pengetahuan lebih lanjut melalui pendidikan lanjutan,” katanya.
Data dari alumni relations menunjukkan bahwa tingkat keterserapan lulusan Program Studi Gizi Universitas Muhammadiyah Kendari dalam waktu enam bulan setelah wisuda mencapai 94 persen. Para alumni bekerja di berbagai sektor, mulai dari rumah sakit pemerintah dan swasta, puskesmas, klinik, industri pangan, hingga organisasi internasional yang fokus pada kesehatan masyarakat.
Peran Penting Ahli Gizi dalam Pembangunan Kesehatan
Dalam konteks pembangunan kesehatan nasional, peran ahli gizi semakin strategis. Permasalahan gizi masih menjadi tantangan serius di Indonesia, mulai dari stunting pada balita, anemia pada ibu hamil, hingga meningkatnya prevalensi penyakit tidak menular yang terkait dengan pola makan dan nutrisi.
Dr. Yusran Mustafa menekankan urgensi kontribusi para lulusan dalam mengatasi permasalahan kesehatan masyarakat. “Ahli gizi bukan hanya profesi yang mengurus nutrisi pasien di rumah sakit, tetapi juga menjadi promoter kesehatan yang berperan penting dalam pencegahan penyakit dan peningkatan derajat kesehatan masyarakat,” paparnya.
Program Studi Gizi Universitas Muhammadiyah Kendari telah berupaya memastikan bahwa setiap lulusan memiliki kompetensi profesional yang diakui secara nasional. Sebagian besar lulusan telah mengikuti ujian sertifikasi ahli gizi yang diselenggarakan oleh Himpunan Ahli Gizi Indonesia (HAGI) dengan tingkat kelulusan yang tinggi.
Dukungan Dosen dan Fasilitasi Akademik
Keberhasilan angkatan ini tidak terlepas dari dedikasi tenaga pengajar dan staf administrasi Program Studi Gizi. Saat ini, program studi memiliki 24 tenaga dosen tetap dan 8 dosen tidak tetap yang sebagian besar memiliki kualifikasi minimal magister dengan pengalaman mengajar rata-rata 8 tahun.
Fasilitas pembelajaran yang tersedia juga mendukung proses pendidikan berkualitas, termasuk laboratorium gizi dengan peralatan modern, perpustakaan terspesialisasi dengan koleksi buku dan jurnal ilmiah gizi, serta kerjasama dengan berbagai institusi kesehatan untuk keperluan praktik lapangan.
“Investasi kami dalam infrastruktur dan sumber daya manusia dilakukan dengan tujuan menghasilkan lulusan yang tidak hanya berkompeten secara akademis, tetapi juga memiliki soft skills dan karakter profesional yang baik,” jelas Ir. Siti Nurhaliza.
Komitmen Muhammadiyah dalam Pendidikan Kesehatan
Sebagai institusi pendidikan yang didirikan oleh Muhammadiyah, Universitas Muhammadiyah Kendari memiliki komitmen khusus dalam menjalankan misi pendidikan yang berlandaskan nilai-nilai kemanusiaan dan integritas moral. Program Studi Gizi turut mengintegrasikan nilai-nilai ini dalam kurikulumnya.
“Kami tidak hanya mengajarkan ilmu pengetahuan, tetapi juga membimbing mahasiswa untuk menjadi profesional yang beretika dan peduli terhadap kesejahteraan masyarakat,” tambah Rektor dalam sambutannya.
Hal ini tercermin dalam berbagai aktivitas pengabdian masyarakat yang dilakukan mahasiswa Program Studi Gizi, seperti penyuluhan gizi di sekolah-sekolah, skrining status gizi di komunitas, dan edukasi kesehatan pada kelompok ibu-ibu rumah tangga.
Penutup dan Harapan ke Depan
Acara wisuda pada 21 April 2026 ini menjadi simbol pencapaian dan sekaligus awal perjalanan baru bagi 73 lulusan Program Studi Gizi Universitas Muhammadiyah Kendari. Mereka siap melangkah ke dunia profesional dengan bekal ilmu pengetahuan, keterampilan, dan karakter yang diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi pembangunan kesehatan masyarakat, khususnya di kawasan Sulawesi Tenggara.
Program Studi Gizi sendiri akan terus berinovasi dan meningkatkan kualitas pendidikan, mengikuti perkembangan ilmu gizi terkini dan kebutuhan industri kesehatan yang dinamis. Target ke depan adalah meningkatkan jumlah mahasiswa berprestasi akademik tinggi dan memperluas jaringan kerja sama dengan institusi kesehatan domestik maupun internasional.
“Kami ucapkan selamat kepada seluruh wisudawan angkatan 2022-2023. Semoga ilmu yang telah kalian raih dapat menjadi manfaat tidak hanya bagi diri sendiri, tetapi juga bagi masyarakat luas. Jangan lupa untuk terus belajar dan berkembang profesional setelah lulus nanti,” pesan Rektor sebagai penutup acara wisuda.
Dengan semangat tinggi dan harapan mulia, 73 lulusan baru Program Studi Gizi Universitas Muhammadiyah Kendari resmi meninggalkan bangku kuliah dan siap membawa perubahan positif dalam dunia kesehatan dan nutrisi masyarakat Indonesia.
—
Berita ini ditulis berdasarkan acara wisuda Program Studi Gizi Universitas Muhammadiyah Kendari yang diselenggarakan pada 21 April 2026 di Aula Serbaguna Kampus Pusat.