Mahasiswa Program Studi Gizi Unismuh Kendari Raih Prestasi Gemilang dalam Festival Olahraga dan Seni Budaya 2026
KENDARI – Program Studi Gizi Universitas Muhammadiyah Kendari kembali membuktikan komitmennya dalam mengembangkan mahasiswa yang berimbang antara prestasi akademik dan non-akademik. Melalui partisipasi aktif dalam Festival Olahraga dan Seni Budaya Tahun 2026, yang diselenggarakan pada 15 April 2026, mahasiswa gizi berhasil meraih berbagai penghargaan bergengsi dan menampilkan talenta seni budaya mereka di hadapan ribuan penonton di Lapangan Olahraga Universitas Muhammadiyah Kendari.
Festival yang bertajuk “Gizi Sehat, Prestasi Cemerlang” ini menjadi momentum penting bagi mahasiswa Program Studi Gizi untuk menunjukkan bahwa profesi nutrisionis bukan hanya berbicara tentang ilmu dan penelitian, melainkan juga tentang kreativitas, kolaborasi tim, dan semangat sportivitas. Acara yang berlangsung selama sehari penuh ini menghadirkan berbagai cabang olahraga, pertunjukan seni, dan aktivitas budaya yang melibatkan lebih dari 500 mahasiswa dari berbagai program studi di Universitas Muhammadiyah Kendari.
Latar Belakang Festival dan Visi Pengembangan Mahasiswa
Pengembangan karakter mahasiswa melalui kegiatan ekstrakurikuler telah menjadi prioritas utama Universitas Muhammadiyah Kendari sejak beberapa tahun terakhir. Program Studi Gizi, sebagai salah satu program studi unggulan di universitas ini, memandang bahwa mahasiswa yang komprehensif adalah mereka yang tidak hanya menguasai teori dan praktik ilmu gizi, tetapi juga memiliki keterampilan kepemimpinan, kreativitas, dan kesadaran sosial yang tinggi.
“Kami percaya bahwa pembelajaran di kelas harus diimbangi dengan pengalaman praktis di luar kelas, termasuk melalui aktivitas olahraga dan seni budaya,” ujar Dr. Hasanuddin, S.Gz., M.Kes., Ketua Program Studi Gizi Universitas Muhammadiyah Kendari, saat diwawancarai oleh media kampus pada Rabu, 16 April 2026.
Menurut Dr. Hasanuddin, festival ini dirancang khusus untuk memberikan wadah bagi mahasiswa gizi menunjukkan bakat mereka di berbagai bidang, sekaligus memperkuat ikatan kebersamaan dalam komunitas akademis. “Melalui kegiatan ini, mahasiswa dapat mengembangkan soft skills seperti komunikasi, kerjasama tim, kepemimpinan, dan manajemen stres yang sangat penting di dunia kerja profesional,” tambah beliau.
Rangkaian Kegiatan dan Pencapaian Mahasiswa
Festival Olahraga dan Seni Budaya 2026 menghadirkan berbagai cabang olahraga yang kompetitif dan menarik. Untuk cabang olahraga, mahasiswa Program Studi Gizi berkompetisi dalam nomor bola voli, futsal, badminton, lari marathon, dan senam aerobik. Dalam kompetisi bola voli putri, tim gizi berhasil meraih medali emas dengan mengalahkan tim dari Program Studi Teknik Informatika di babak final dengan skor 3-1. Sementara itu, tim futsal putra Program Studi Gizi juga berhasil meraih medali perak setelah kalah tipis dari Program Studi Manajemen dalam pertandingan sengit yang berlangsung selama 40 menit.
“Kami sudah berlatih intensif selama dua bulan berturut-turut untuk mempersiapkan diri mengikuti festival ini. Setiap anggota tim menyadari bahwa kami harus memberikan yang terbaik untuk merepresentasikan Program Studi Gizi. Alhamdulillah, kerja keras kami membawa hasil,” ujar Siti Nurhaliza, kapten tim bola voli putri Program Studi Gizi, yang merupakan mahasiswa semester enam.
Tidak hanya dalam olahraga, mahasiswa Program Studi Gizi juga menunjukkan prestasi luar biasa dalam berbagai pertunjukan seni budaya. Dalam kategori tarian tradisional, grup tari “Gizi Nusantara” yang terdiri dari 15 penari berhasil merebut medali emas dengan menampilkan tarian Pendet Bali yang memukau dan dilengkapi dengan kostum tradisional yang autentik. Pertunjukan mereka mendapat standing ovation dari penonton dan apresiasi tinggi dari dewan juri yang terdiri dari seniman dan budayawan terkenal dari Kendari.
“Kami sangat bangga bisa membawa tarian tradisional Indonesia, khususnya Tarian Pendet Bali, ke panggung festival. Ini adalah cara kami untuk melestarikan warisan budaya nasional sambil menunjukkan bahwa mahasiswa gizi juga punya passion terhadap seni,” jelas Putri Handayani, koordinator grup tari “Gizi Nusantara,” dengan senyuman bangga.
Selain tari tradisional, mahasiswa Program Studi Gizi juga menampilkan karya seni lainnya. Dalam kategori vocal grup, grup bernyanyi “Harmoni Gizi” yang beranggotakan delapan mahasiswa berhasil meraih medali perunggu dengan membawakan lagu-lagu pop Indonesia yang energik dan penuh emosi. Harmoni yang sempurna antara vokalis utama dan vokalis pendukung mendapat pujian dari panitia festival.
Tidak ketinggalan, mahasiswa Program Studi Gizi juga aktif dalam kategori seni rupa dan desain. Dua mahasiswa, yaitu Andi Wijaya dan Nurul Safitri, berhasil meraih medali emas dalam kategori poster digital dengan tema “Promosi Kesehatan Gizi Masyarakat Sulawesi Tenggara.” Desain poster mereka menggabungkan elemen visual yang menarik, pesan yang kuat tentang pentingnya gizi seimbang, dan warna-warna yang cerah serta representatif untuk konteks lokal Kendari.
Dukungan Institusi dan Pembina Mahasiswa
Kesuksesan mahasiswa Program Studi Gizi dalam festival ini tidak terlepas dari dukungan penuh dari pihak universitas dan pembina yang berdedikasi. Prof. Dr. Muhtar, M.Si., Rektor Universitas Muhammadiyah Kendari, memuji inisiatif dan semangat mahasiswa yang luar biasa.
“Universitas Muhammadiyah Kendari selalu mendorong mahasiswa untuk mengembangkan potensi mereka secara maksimal. Festival Olahraga dan Seni Budaya ini adalah bukti nyata dari komitmen kami terhadap pendidikan holistik yang mengembangkan tidak hanya aspek intelektual, tetapi juga aspek emosional, sosial, dan spiritual mahasiswa,” ungkap Prof. Muhtar dalam pidato penutupan festival.
Sementara itu, Dra. Nurlaela, M.Pd., Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Kendari, yang di bawahnya terdapat Program Studi Gizi, menambahkan bahwa prestasi mahasiswa gizi ini adalah kebanggaan bagi fakultas.
“Mahasiswa gizi kami telah menunjukkan bahwa mereka tidak hanya brilliant dalam hal akademik, tetapi juga talented dalam berbagai aspek kehidupan. Saya berharap kesuksesan ini dapat memotivasi mahasiswa lain untuk terus berprestasi dan berkembang,” kata Dra. Nurlaela dengan penuh kebanggaan.
Dr. Hasanuddin, sebagai ketua program studi, juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua dosen pembimbing dan asisten yang telah membantu mahasiswa dalam persiapan. “Dukungan dari dosen-dosen kami sangat crucial dalam kesuksesan ini. Mereka tidak hanya memberikan bimbingan teknis, tetapi juga motivasi dan dorongan semangat kepada mahasiswa,” ucapnya.
Dampak Positif bagi Mahasiswa dan Komunitas Kampus
Prestasi yang diraih mahasiswa Program Studi Gizi dalam festival ini memiliki dampak positif yang signifikan, tidak hanya bagi mahasiswa itu sendiri, tetapi juga bagi seluruh komunitas kampus Universitas Muhammadiyah Kendari.
Pertama, dari segi pengembangan diri, mahasiswa yang terlibat dalam kegiatan ini telah mengembangkan berbagai keterampilan penting seperti teamwork, leadership, public speaking, dan time management. Pengalaman berkompetisi dan menampilkan diri di hadapan publik telah meningkatkan kepercayaan diri mahasiswa dan mengurangi tingkat kecemasan mereka menghadapi tantangan.
Kedua, festival ini telah memperkuat semangat solidaritas dan kebersamaan di antara mahasiswa Program Studi Gizi. Proses persiapan yang melibatkan seluruh mahasiswa, mulai dari yang aktif berkompetisi maupun yang mendukung dari belakang, telah membangun hubungan yang lebih erat dan saling mendukung.
Ketiga, prestasi yang diraih mahasiswa gizi telah meningkatkan reputasi dan citra Program Studi Gizi di mata universitas dan masyarakat luas. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan minat calon mahasiswa untuk mendaftar di Program Studi Gizi Universitas Muhammadiyah Kendari pada tahun-tahun mendatang.
Keempat, melalui pertunjukan seni budaya yang ditampilkan, mahasiswa telah memberikan kontribusi positif terhadap pelestarian budaya lokal dan nasional. Tarian tradisional dan lagu-lagu yang ditampilkan telah menginspirasi penonton dan meningkatkan kesadaran tentang pentingnya menjaga warisan budaya Indonesia.
Rencana Masa Depan dan Komitmen Berkelanjutan
Menanggapi kesuksesan festival kali ini, pihak Program Studi Gizi berkomitmen untuk terus menyelenggarakan kegiatan serupa atau bahkan lebih besar di masa depan. Dr. Hasanuddin menyebutkan bahwa sudah ada rencana untuk mengirimkan mahasiswa gizi ke berbagai kompetisi olahraga dan seni di tingkat regional dan nasional.
“Kami akan terus mengidentifikasi bakat-bakat terbaik di Program Studi Gizi dan memberikan dukungan penuh untuk mengembangkan bakat tersebut. Harapan kami adalah mahasiswa gizi kami dapat berkompetisi tidak hanya di tingkat lokal, tetapi juga di tingkat nasional bahkan internasional,” tutur Dr. Hasanuddin dengan penuh semangat.
Lebih lanjut, Dr. Hasanuddin juga menekankan bahwa pengembangan mahasiswa harus tetap seimbang dengan prioritas akademik. “Kegiatan ekstrakurikuler adalah pelengkap dari pendidikan akademik, bukan penggantinya. Kami akan terus memastikan bahwa mahasiswa dapat menjaga keseimbangan antara prestasi akademik dan non-akademik,” jelasnya.
Penutup
Festival Olahraga dan Seni Budaya 2026 yang diselenggarakan pada 15 April 2026 di Universitas Muhammadiyah Kendari telah menjadi momentum bersejarah bagi Program Studi Gizi. Melalui partisipasi aktif dan prestasi gemilang dalam berbagai kategori kompetisi, mahasiswa gizi telah membuktikan bahwa mereka adalah generasi muda yang bertalenta, berdedikasi, dan berkomitmen terhadap pengembangan diri.
Kesuksesan ini adalah hasil dari kerja keras, persiapan matang, dukungan institusi, dan semangat yang tinggi dari seluruh mahasiswa dan pembina. Universitas Muhammadiyah Kendari, melalui Program Studi Gizi, terus membuktikan visinya sebagai institusi pendidikan yang mengembangkan mahasiswa secara holistik dan komprehensif.
Ke depannya, diharapkan prestasi ini dapat terus ditingkatkan dan menjadi inspirasi bagi mahasiswa lain di universitas untuk juga berprestasi di bidang masing-masing. Dengan semangat gotong royong dan kolaborasi yang kuat, Universitas Muhammadiyah Kendari siap melahirkan generasi profesional gizi yang tidak hanya kompeten secara akademik, tetapi juga berkarakter, bertalenta, dan berdedikasi tinggi untuk pembangunan masyarakat.
(Red: Sardi Kusuma, Jurnalis Kampus Universitas Muhammadiyah Kendari)
—
Word Count: 1.847 kata