Kendari – Prestasi gemilang kembali diraih oleh mahasiswa Program Studi Gizi Universitas Muhammadiyah Kendari (Unismuh Kendari). Tiga orang mahasiswa dari program studi ini berhasil meraih medali emas dalam berbagai ajang kompetisi bergengsi tingkat nasional dan internasional dalam kuartal pertama tahun 2026. Pencapaian luar biasa ini menjadi bukti nyata komitmen institusi dalam menghasilkan lulusan berkualitas dan berdaya saing global.
Berdasarkan data yang dihimpun dari Rektorat Unismuh Kendari, ketiga mahasiswa berprestasi tersebut adalah Nur Azizah (semester VI), Rahmat Suryanto (semester VIII), dan Siti Nurhaliza (semester IV). Mereka berhasil memenangkan berbagai kompetisi bergengsi dalam bidang gizi, kesehatan masyarakat, dan inovasi pangan sehat yang digelar di berbagai kota besar Indonesia serta salah satu di tingkat regional Asia Tenggara.
“Kami sangat bangga dengan pencapaian ini. Mahasiswa-mahasiswa kami telah menunjukkan dedikasi dan kerja keras yang luar biasa. Mereka mewakili tidak hanya Unismuh Kendari, tetapi juga membawa nama baik Provinsi Sulawesi Tenggara ke panggung nasional dan internasional,” ujar Rektor Unismuh Kendari, Prof. Dr. H. Sutrisno, S.E., M.M., dalam konferensi pers yang digelar di Gedung Rektorat pada Kamis, 11 April 2026.
Meraih Emas di Kompetisi Inovasi Pangan Nasional
Nur Azizah, mahasiswa semester VI Program Studi Gizi Unismuh Kendari, meraih medali emas dalam Kompetisi Inovasi Pangan Sehat Tingkat Nasional 2026 yang diselenggarakan oleh Kementerian Kesehatan RI bekerja sama dengan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi. Kompetisi yang berlangsung selama tiga bulan ini melibatkan lebih dari 150 peserta dari universitas-universitas terkemuka di seluruh Indonesia.
Nur Azizah memenangkan kategori “Inovasi Produk Pangan Fungsional Berbasis Lokal” dengan karya inovatifnya berjudul “Formulasi Cookies Bernutrisi dari Tepung Porang dan Daun Kelor untuk Mengatasi Anemia pada Remaja Putri.” Penelitian yang dilakukan selama delapan bulan ini fokus pada pemanfaatan bahan-bahan lokal yang mudah ditemukan di Sulawesi Tenggara untuk menciptakan produk pangan fungsional yang dapat mengatasi salah satu masalah gizi di Indonesia.
“Saya sangat senang dan syukur dapat meraih prestasi ini. Penelitian ini dimulai dari kepedulian saya terhadap teman-teman remaja putri di sekitar saya yang banyak mengalami anemia. Saya ingin menciptakan solusi pangan yang tidak hanya lezat, tetapi juga bergizi tinggi dan terjangkau,” ungkap Nur Azizah saat dihubungi via telepon pada 11 April 2026 lalu.
Dosen pembimbing Nur Azizah, Dr. Eka Putri Wijayanti, S.Gz., M.Sc., menambahkan bahwa penelitian ini menunjukkan kemampuan mahasiswa dalam menggabungkan pengetahuan akademis dengan potensi lokal. “Nur Azizah telah menunjukkan inisiatif yang sangat tinggi dalam melakukan penelitian. Dia tidak hanya fokus pada aspek gizi, tetapi juga mempertimbangkan aspek sosial, ekonomi, dan keberlanjutan sumber daya alam,” jelas Dr. Eka Putri Wijayanti.
Prestasi Rahmat Suryanto di Forum Internasional
Rahmat Suryanto, mahasiswa semester VIII, berhasil meraih medali emas dalam “8th ASEAN Regional Conference on Nutrition and Public Health 2026” yang diselenggarakan di Bangkok, Thailand pada bulan Maret 2026. Konferensi bergengsi ini menghadirkan lebih dari 500 peserta dari berbagai universitas dan institusi kesehatan di kawasan Asia Tenggara.
Rahmat mempresentasikan hasil penelitiannya mengenai “Pola Konsumsi Makanan Tradisional dan Hubungannya dengan Status Gizi Pada Masyarakat Pesisir Kendari.” Penelitian kualitatif dan kuantitatif yang melibatkan 300 responden ini memberikan kontribusi signifikan terhadap pemahaman tentang bagaimana kearifan lokal dalam hal pangan dapat berkontribusi pada peningkatan status gizi masyarakat.
“Saya merasa terhormat dapat mewakili universitas dan Indonesia di forum internasional ini. Para peserta dari berbagai negara sangat tertarik dengan temuan saya tentang bagaimana makanan tradisional Bugis-Buton yang kaya akan nutrisi dapat diintegrasikan dalam program kesehatan masyarakat modern,” cerita Rahmat dengan antusias.
Kepala Program Studi Gizi Unismuh Kendari, Dr. Herianto, S.Gz., M.Kes., menyatakan bahwa pencapaian Rahmat menunjukkan kualitas penelitian yang dihasilkan oleh program studi. “Tulisan Rahmat telah dimuat di jurnal internasional terindeks yang diakui secara global. Ini membuktikan bahwa mahasiswa kami tidak hanya mampu bersaing secara nasional, tetapi juga internasional,” tutur Dr. Herianto dengan bangga.
Siti Nurhaliza Raih Penghargaan di Kompetisi Kampanye Gizi
Siti Nurhaliza, mahasiswa semester IV, meraih medali emas dalam “Kompetisi Kampanye Kesadaran Gizi Nasional 2026” yang diselenggarakan oleh Asosiasi Institusi Pendidikan Gizi Indonesia (AIPGI) di Jakarta. Kompetisi kreatif ini menampilkan strategi komunikasi kesehatan yang inovatif dan efektif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya gizi seimbang.
Siti Nurhaliza memenangkan kategori “Kampanye Digital dan Media Sosial” dengan proyek kampanyanya berjudul “Generasi Sehat Dengan #GiziSejak1000Hari” yang menargetkan ibu hamil dan ibu muda di daerah perkotaan dan pinggiran. Kampanye yang memanfaatkan TikTok, Instagram, dan YouTube ini telah mencapai lebih dari 2 juta impressions dalam waktu dua bulan.
“Saya ingin membuat kampanye yang tidak hanya informatif, tetapi juga menghibur dan relatable bagi audiens muda. Melalui kampanye ini, saya mencoba untuk mengubah persepsi bahwa gizi adalah topik yang membosankan menjadi sesuatu yang menyenangkan dan mudah dipahami,” jelas Siti Nurhaliza.
Koordinator Kampanye Nasional AIPGI, Prof. Dr. Dwi Retno Sari, memberikan apresiasi khusus kepada Siti. “Kampanye yang dibuat oleh Siti Nurhaliza memiliki daya jangkau yang sangat luas dan cara penyampaiannya sangat inovatif. Dia menunjukkan bahwa generasi muda mahasiswa gizi Indonesia memiliki kreativitas dan dedikasi yang tinggi dalam menyebarkan kesadaran gizi,” ujar Prof. Dwi Retno Sari.
Dukungan Penuh dari Institusi
Rektor Unismuh Kendari, Prof. Dr. H. Sutrisno, S.E., M.M., menjelaskan bahwa prestasi mahasiswa ini bukan kebetulan, melainkan hasil dari sistem pengajaran dan pembimbingan yang terstruktur dengan baik. “Universitas kami telah menginvestasikan sumber daya yang signifikan untuk mendukung penelitian dan pengembangan keterampilan mahasiswa. Kami memiliki laboratorium yang lengkap, dosen-dosen yang berpengalaman, dan program mentoring yang intensif,” ucapnya.
Investasi institusional ini termasuk fasilitasi pendaftaran mahasiswa dalam berbagai kompetisi nasional dan internasional, penyediaan dana penelitian dari LPPM Unismuh Kendari, serta pelatihan presentasi dan akademik writing yang rutin dilaksanakan. “Kami juga memfasilitasi publikasi di jurnal nasional dan internasional. Tiga mahasiswa ini tidak hanya memenangkan kompetisi, tetapi juga telah berkontribusi pada penambahan pengetahuan ilmiah melalui publikasi akademis mereka,” tambah Prof. Sutrisno.
Kepala LPPM Unismuh Kendari, Dr. Bambang Setiawan, S.T., M.T., menambahkan bahwa prestasi ini merupakan bagian dari target strategis universitas untuk meningkatkan publikasi dan penelitian berkualitas. “Tahun ini, kami telah menargetkan peningkatan 50% dalam hal publikasi mahasiswa di jurnal terakreditasi. Prestasi ketiga mahasiswa ini adalah awal yang sangat positif menuju pencapaian target tersebut,” ujar Dr. Bambang Setiawan.
Dampak pada Program Studi dan Universitas
Pencapaian ini memberikan dampak positif yang signifikan bagi Program Studi Gizi Unismuh Kendari. Kepala Program Studi, Dr. Herianto, S.Gz., M.Kes., menyatakan bahwa prestasi ini akan meningkatkan kredibilitas program studi di mata calon mahasiswa dan institusi pendidikan lainnya. “Setiap tahun kami melihat peningkatan minat calon mahasiswa untuk mendaftar di Program Studi Gizi. Prestasi-prestasi seperti ini tentu akan semakin meningkatkan reputasi kami,” jelasnya.
Selain itu, pencapaian ini juga membuka peluang kolaborasi dengan institusi lain. Dr. Herianto mengungkapkan bahwa sudah ada tiga universitas dari luar Sulawesi Tenggara yang menghubungi Program Studi untuk diskusi tentang kemungkinan penelitian bersama. “Kami juga sudah mendapatkan undangan untuk melakukan presentasi di beberapa universitas terkemuka. Ini adalah kesempatan emas untuk memperluas jaringan akademik kami,” tambahnya.
Dari sisi universitas, prestasi ini juga berkontribusi pada peningkatan ranking akademik Unismuh Kendari. Dalam Ranking Universitas Indonesia (RUU) 2026, Unismuh Kendari menunjukkan peningkatan di kategori penelitian dan publikasi, yang merupakan salah satu indikator penting dalam pemeringkatan universitas.
Komitmen untuk Terus Berprestasi
Meskipun telah meraih prestasi gemilang, ketiga mahasiswa ini tidak berhenti di sini. Nur Azizah berencana untuk melanjutkan penelitiannya dan mengembangkan produk cookies bernutrisinya hingga dapat diproduksi secara komersial. “Saya ingin produk ini tidak hanya menjadi hasil penelitian, tetapi juga bermanfaat langsung bagi masyarakat. Saya sedang menghubungi beberapa UKM untuk kemungkinan produksi bersama,” ujarnya.
Rahmat Suryanto, sementara itu, merencanakan untuk melanjutkan studi ke jenjang magister di universitas terkemuka dengan fokus pada nutrition epidemiology. “Pencapaian ini memberikan motivasi yang luar biasa bagi saya untuk terus mengembangkan karir akademik. Saya berharap dapat memberikan kontribusi lebih besar dalam bidang gizi dan kesehatan masyarakat,” katanya.
Sementara itu, Siti Nurhaliza berkomitmen untuk mengembangkan kampanye gizinya ke berbagai platform dan demografi yang berbeda. “Saya ingin membuat kampanye ini menjadi gerakan yang lebih besar melibatkan mahasiswa dan institusi lainnya. Kesadaran gizi adalah tanggung jawab bersama,” tuturnya dengan semangat.
Penutup
Pencapaian spektakuler dari ketiga mahasiswa Program Studi Gizi Universitas Muhammadiyah Kendari ini merupakan bukti nyata bahwa pendidikan berkualitas dan dukungan institusional yang kuat dapat menghasilkan lulusan yang tidak hanya kompeten secara akademis, tetapi juga berdampak positif bagi masyarakat. Prestasi ini menjadi inspirasi bagi mahasiswa lain untuk terus berinovasi dan meraih prestasi yang lebih tinggi.
Universitas Muhammadiyah Kendari, melalui Program Studi Gizi yang solid, terus membuktikan komitmennya dalam menghasilkan sumber daya manusia yang berkualitas, inovatif, dan berdedicasi tinggi. Dengan dukungan penuh dari pimpinan universitas, dosen-dosen berkompeten, dan fasilitas yang memadai, diharapkan pencapaian ini dapat terus berkembang dan menjadi bagian dari upaya Unismuh Kendari dalam meningkatkan standar pendidikan tinggi di Indonesia.
—
Artikel ini ditulis pada 11 April 2026. Untuk informasi lebih lanjut mengenai Program Studi Gizi Universitas Muhammadiyah Kendari, dapat menghubungi Humas Unismuh Kendari atau mengunjungi website resmi universitas.