Program Studi Gizi Unismuh Kendari Luncurkan Kurikulum Berbasis Kompetensi Klinis dan Riset Nutrisi Terpadu

KENDARI — Universitas Muhammadiyah Kendari, melalui Program Studi Gizi, secara resmi meluncurkan kurikulum terintegrasi yang menggabungkan kompetensi klinis langsung dengan riset nutrisi berbasis komunitas pada Senin, 31 Maret 2026. Inisiatif akademik ini menjadi respons konkret terhadap meningkatnya kebutuhan tenaga ahli gizi profesional di Sulawesi Tenggara, khususnya dalam menangani masalah malnutrisi dan perubahan pola makan masyarakat modern.

Peluncuran kurikulum ini disertai dengan pembukaan Laboratorium Nutrisi Klinis dan Food Analysis Center yang menjadi fasilitas pembelajaran terdepan di kawasan Kendari. Kedua pusat pembelajaran ini dilengkapi dengan peralatan spektrofotometer, chromatography systems, dan body composition analyzer untuk mendukung pembelajaran praktik mahasiswa secara komprehensif.

Latar Belakang dan Urgensi Reformasi Kurikulum

Keputusan melakukan pembaruan kurikulum radikal di Program Studi Gizi Universitas Muhammadiyah Kendari didorong oleh analisis mendalam terhadap gap antara kompetensi lulusan dengan kebutuhan pasar kerja. Data dari Asosiasi Dietisien Indonesia menunjukkan bahwa permintaan ahli gizi di sektor kesehatan, industri pangan, dan pendidikan meningkat 35 persen dalam tiga tahun terakhir, namun tidak diimbangi dengan ketersediaan tenaga profesional berkualitas tinggi dari kawasan timur Indonesia.

“Kami mengidentifikasi bahwa mahasiswa kami membutuhkan pengalaman praktik klinis yang lebih intensif sejak awal perkuliahan, bukan hanya teori yang berat di ruang kelas,” ungkap Dr. Aminah Kamaruddin, Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan Unismuh Kendari dalam acara peluncuran yang dihadiri oleh Rektor, dosen, mahasiswa, dan berbagai stakeholder kesehatan lokal.

Program studi ini memiliki akreditasi B dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) dan telah menghasilkan lebih dari 800 lulusan sejak berdiri pada tahun 2008. Namun, masukan dari alumni dan pengguna lulusan menunjukkan bahwa softskill praktis masih perlu ditingkatkan, terutama dalam hal assessment nutrisi klinis dan komunikasi dengan pasien di setting rumah sakit.

Struktur dan Komponen Kurikulum Baru

Kurikulum yang dirancang oleh panitia revisi kurikulum selama 18 bulan ini mengakomodasi lima komponen utama yang terstruktur secara bertahap dari semester satu hingga semester delapan. Pertama adalah mata kuliah dasar ilmu kesehatan dan sains, diikuti dengan mata kuliah keahlian inti gizi, mata kuliah praktik klinis integratif, mata kuliah riset dan evidenced-based practice, serta mata kuliah kewirausahaan dan komunikasi kesehatan.

Yang paling inovatif adalah pelaksanaan “Clinical Nutrition Internship” mulai dari semester ketiga, bukan menjelang akhir masa studi. Mahasiswa akan secara terstruktur melakukan rotasi di berbagai setting kesehatan, mulai dari poliklinik gizi, ruang rawat inap, hingga komunitas dalam pendampingan dosen.

“Penempatan klinis awal ini memungkinkan mahasiswa untuk melihat secara langsung bagaimana pengetahuan mereka dapat diterapkan dalam konteks nyata. Mereka belajar assessment nutrisi langsung dari pasien, bukan hanya dari kasus studi,” jelas Dr. Rinto Hasibuan, Ketua Program Studi Gizi, dalam sesi edukasi media yang diadakan pada tanggal yang sama.

Komponen riset juga mendapat penekanan khusus dalam kurikulum baru. Setiap mahasiswa diwajibkan melakukan minimal dua penelitian skala kecil atau proyek kolaboratif sebelum mengerjakan skripsi di akhir studi. Penelitian-penelitian ini difokuskan pada masalah nutrisi lokal yang relevan dengan konteks Sulawesi Tenggara, seperti defisiensi mikro nutrisi pada anak usia dini, pola makan dalam komunitas pesisir, dan peran nutrisi dalam penanganan penyakit degeneratif.

Fasilitas dan Infrastruktur Pembelajaran Baru

Investasi signifikan dalam infrastruktur pendidikan juga menjadi bagian integral dari peluncuran kurikulum ini. Laboratorium Nutrisi Klinis yang baru direnovasi dan dilengkapi memiliki area seluas 250 meter persegi dengan kapasitas untuk 40 mahasiswa secara bersamaan. Laboratorium ini dilengkapi dengan peralatan profesional yang biasa digunakan di rumah sakit dan klinik gizi modern.

“Kami bermitra dengan Rumah Sakit Umum Daerah Kendari dan beberapa klinik gizi swasta untuk memastikan bahwa peralatan yang kami miliki sejalan dengan standar praktik klinis aktual,” tambah Dr. Rinto Hasibuan. Kemitraan ini juga memfasilitasi placement mahasiswa untuk praktik langsung.

Food Analysis Center yang menjadi unit baru di bawah manajemen program studi menawarkan layanan analisis komposisi zat gizi makanan yang terbuka untuk publik. Pusat ini tidak hanya berfungsi sebagai tempat pembelajaran praktik mahasiswa, tetapi juga berkontribusi pada masyarakat dengan menyediakan data nutrisi akurat untuk industri pangan lokal dan usaha mikro kecil menengah (UMKM).

“Dengan Food Analysis Center ini, kami memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk belajar sambil melayani kebutuhan nyata pasar. UMKM makanan lokal sering membutuhkan data nutrisi tetapi tidak memiliki akses mudah. Kami menjembatani kebutuhan ini,” papar Eka Putri Wijaya, Koordinator Food Analysis Center yang baru dilantik.

Tanggapan dan Komitmen Stakeholder Pendidikan

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tenggara, Dr. H. Sulaeman Patmo, mengapresiasi inisiatif Unismuh Kendari dalam mengembangkan Program Studi Gizi. “Pembangunan sumber daya manusia di bidang kesehatan, termasuk ahli gizi, adalah prioritas pemerintah daerah. Kami siap memberikan dukungan, termasuk fasilitasi penempatan praktik dan penelitian di berbagai fasilitas kesehatan pemerintah,” ujarnya dalam acara peluncuran.

Sementara itu, Direktur Rumah Sakit Umum Daerah Kendari, dr. Mochtar Salim, Sp.B., menegaskan komitmen rumah sakit dalam mendukung program klinis mahasiswa. “Rumah sakit kami membuka pintu lebar untuk menjadi mitra pendidikan. Kami percaya bahwa kolaborasi dengan institusi pendidikan akan meningkatkan kualitas pelayanan kami sendiri,” tuturnya dengan antusias.

Asosiasi Dietisien Indonesia cabang Sulawesi Tenggara juga memberikan dukungan positif. Ketua cabang, Siti Nurhaliza, RD., MM., menyatakan bahwa kurikulum baru ini sejalan dengan standar kompetensi nasional dan internasional. “Kami akan aktif melibatkan diri dalam pengembangan kurikulum lebih lanjut dan menyediakan kesempatan magang bagi mahasiswa di berbagai tempat praktik,” katanya.

Dampak Terhadap Mahasiswa dan Ekosistem Akademik

Peluncuran kurikulum baru ini akan dimulai secara penuh untuk mahasiswa baru yang diterima pada tahun akademik 2026/2027. Namun, mahasiswa tahun keempat yang akan memasuki semester akhir sudah mulai mendapatkan gambaran tentang perubahan ini melalui sesi sosialisasi yang telah dilakukan.

Salah satu mahasiswa senior, Nurdin Ardiansyah (semester VII), mengekspresikan optimisme terhadap perubahan kurikulum. “Menurut kakak kelas saya yang sudah mulai mengikuti komponen klinis, rasanya lebih menarik dan relevan dengan pekerjaan nyata. Saya jadi lebih termotivasi untuk belajar gizi karena tidak hanya teori abstrak tetapi praktik langsung,” ucapnya ketika ditemui di kampus.

Dampak positif juga diharapkan terhadap tingkat kelulusan dan waktu tunggu kerja mahasiswa. “Dengan pengalaman klinis yang lebih matang sejak semester ketiga, kami percaya bahwa alumni kami akan lebih cepat diadopsi oleh industri kesehatan dan pangan. Target kami adalah 90 persen lulusan mendapatkan pekerjaan dalam waktu kurang dari tiga bulan setelah kelulusan,” ungkap Dr. Aminah Kamaruddin dengan penuh harapan.

Program studi juga berencana untuk menyelenggarakan seminar dan workshop bulanan yang menghadirkan praktisi ahli gizi dari berbagai sektor. “Kami ingin mahasiswa mengenal beragam karir yang bisa ditempuh dengan latar belakang pendidikan gizi. Tidak hanya rumah sakit, tetapi juga industri pangan, pendidikan, penelitian, hingga konsultasi pribadi,” jelas Dr. Rinto Hasibuan.

Visi Jangka Panjang dan Akreditasi Internasional

Dalam wawancara eksklusif, Rektor Universitas Muhammadiyah Kendari, Prof. Dr. H. Abubakar Kamaruddin, M.Si., berbagi visi jangka panjang terkait pengembangan Program Studi Gizi. “Kurikulum ini adalah langkah pertama menuju sertifikasi internasional. Target kami adalah mendapatkan akreditasi dari badan internasional dalam lima tahun ke depan, sehingga gelar lulusan kami diakui secara global,” ungkapnya dengan penuh determinasi.

Untuk mencapai standar internasional, universitas telah merencanakan peningkatan kualifikasi dosen, dengan merekrut staf akademik baru yang memiliki gelar PhD dan pengalaman riset publikasi internasional. “Kami saat ini memiliki 18 dosen tetap dengan komposisi 10 orang berstatus S2 dan 8 orang berstatus S3. Dalam dua tahun, target kami adalah 12 dosen dengan gelar S3,” tambah Prof. Abubakar.

Penutup

Peluncuran kurikulum terintegrasi Program Studi Gizi Universitas Muhammadiyah Kendari menandai momentum penting dalam pengembangan pendidikan kesehatan di kawasan Sulawesi Tenggara. Dengan menggabungkan kompetensi klinis praktis, riset berbasis komunitas, dan pembelajaran kewirausahaan, program studi ini diposisikan sebagai pusat keunggulan dalam pendidikan ahli gizi yang responsif terhadap kebutuhan lokal dan standar nasional.

Dukungan dari berbagai stakeholder, baik dari pemerintah, rumah sakit, industri, maupun asosiasi profesional, menciptakan ekosistem pembelajaran yang kondusif. Dengan fasilitas baru yang modern dan kurikulum yang relevan, Universitas Muhammadiyah Kendari optimis dapat menghasilkan ahli gizi profesional yang tidak hanya kompeten secara akademis, tetapi juga siap berdampak nyata bagi masyarakat.

Langkah reformasi pendidikan ini juga merupakan manifestasi nyata dari komitmen institusi terhadap pencapaian target Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya tujuan ketiga tentang kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. Dengan meningkatkan kualitas dan kuantitas profesional gizi, Unismuh Kendari berkontribusi aktif dalam memerangi masalah malnutrisi dan penyakit terkait gizi di tingkat komunitas lokal.

Ke depannya, keberhasilan pelaksanaan kurikulum baru ini akan dievaluasi secara berkala melalui feedback mahasiswa, penilaian dosen, serta tracking kepuasan pengguna lulusan. Semua stakeholder berkomitmen untuk terus melakukan perbaikan dan penyesuaian agar Program Studi Gizi Universitas Muhammadiyah Kendari tetap relevan, kompetitif, dan berdampak positif bagi pembangunan sumber daya manusia kesehatan di Indonesia Timur.

Catatan Redaktur: Artikel ini ditulis berdasarkan informasi dari acara peluncuran kurikulum yang diselenggarakan pada 31 Maret 2026 di Universitas Muhammadiyah Kendari, dengan melibatkan wawancara terstruktur kepada pejabat kampus, dosen, mahasiswa, dan stakeholder eksternal.

More From Author

Mahasiswa Program Studi Gizi Unismuh Kendari Raih Prestasi di Festival Olahraga dan Seni Budaya Tingkat Regional

Dosen dan Mahasiswa Program Studi Gizi Unismuh Kendari Luncurkan Penelitian Inovatif Formulasi Pangan Fungsional Berbasis Sumber Daya Lokal Sulawesi Tenggara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Support Team


kampusbandung
kampusbanjar
kampusbatam
kampusbekasi
kampusbogor
kampuscirebon
kampusdepok
kampusjakarta
kampusmakassar
kampusmalang
kampusmedan
kampuspalembang
kampussemarang
kampusserang
kampussolo
kampussurabaya
kampussurakarta
kampustasikmalaya
kampusyogyakarta
negerikrpl
bandungzoo
tangkasjaya
vitamin33
ilmupolitikumw
teknikmesinumw
fakultaspeternakanumw
fakultasvokasiumw
fakultasfisipmandala
fakultaskeguruanumw
fakultassastraumw
fakultasarsitekturumw
fakultaskomputerumw
fakultasbiologiumw
fakultasfarmasiumw
fakultasekonomiumw
fakultasteknikumw
kehutananumw
administrasiumw
medikaumw
internasionalumw
cyberumw
elektromandala
farmasimandala
pendidikanmandala
kimiaumw
lpmuumw
statistikauumw
arsitekturumw
kedokteranumw
vokasiumw
sainsumw
pertanianumw
engineeringumw
lppmumw
analisumw
elektroumw
medisumw
pascaumw
prodisehatumw
cloudumw
arsipmandala
kepegawaianumw
puncakumw
unggulmandalawaluya
integritasumw
sinergiumw
mandiriumw
wawasanumw
mediatamaumw
infokampusumw
katalisumw
nukarangampel
smknukmpel
smknukrngpl
nahdlatulsmknu
smknkarangampel
smkkaranmpelnu
smknuampel
nusmkkarangampel
smknukrpl
karangampelnu
karangnusmk
abdimandalawaluya
aksesumw
aksimumandalawaluya
aktivisumw
alumniumwkendari
aspirasimandalawaluya
asramamandalawaluya
atletumw
bangunmandalawaluya
beritaumwkendari
bitmandalawaluya
cakrawalamandalawaluya
cendekiamandalawaluya
ceritamandalawaluya
citraumwkendari
cybermandalawaluya
daftarumwkendari
datamandalawaluya
dataumw
eventumw
exploreumw
globalmandalawaluya
hibahumw
hibahumwkendari
identitasmandalawaluya
ilmumandalawaluya
inovasimandalawaluya
inovasiumwkendari
jaringumwkendari
jejaringmandalawaluya
jemariumwkendari
kabarmandalawaluya
karirmandalawaluya
karyamandalawaluya
katalogumw
konselingumwkendari
kreatifmandalawaluya
layananumw
legalmandalawaluya
lpmmandala
mandalawaluyadigital
mandalawaluyahub
mediandalawaluya
mitramandalawaluya
mutumandalawaluya
narasimandalawaluya
ormawamandalawaluya
panduanumw
pelajarumw
penerbitmandalawaluya
portalmandalawaluya
prestaisumw
prodimandalawaluya
pustakamandalawaluya
pustakaumwkendari
ruangmandalawaluya
ruangumw
scimumw
sentramandalawaluya
sentraumw
servermandalawaluya
siberumwkendari
sinergimandalawaluya
smartumwkendari
studyumw
suaramandalawaluya
suaraumw
talentamandalawaluya
techumw
teknoumw
updateumw
virtualumw
visitumw
vokasiumwkendari
wifiumwkendari
homesmkkaplongan
sklkaplongan
kaplongansmk
smkkaplongan
smknu
helpdeskumw
mitraumw
prestasiumw
kolegiumumw
labumw
elearningumw
ejournalumw
galeriumw
repoumw
pmbumw
seminarumw
beasiswaumw
keuanganumw
citraumw
digilibmandala
elearningmandala
globalumw
insanumw
onlineumw
portalmandala
smartumw
sobatumw
analiskesehatanumw
asramauumwkendari
lpmuumwkendari
lppmumwkendari
manajemenmandala
pengabdianumw
beasiswauumw
biomandala
fibumw
fkumw
fpuumw
jurnalilmiahumw
labterpaduumw
lpmlmandala
pascasarjanaumw
pendidikumw
penelitianumw
perikananumw
pustakaumw
sosiologimandala
uptmandala
agroteknologiumw
bisnisdigitalumw
humaskampusumw
ilmupemerintahanumw
klinikkampusumw
perencanaanumw
saranaumw
teknikindustriumw
teknologipanganumw
pusatbahasaumw
doceumw
pblumw
ilmukelautanumw
karirmahasiswaumw
sisumw
informasibeasiswauumw
kampusumwkambu
kearsipanumw
kampusumwbaruga
sisteminformasiakadumw
kampusumwpoasia
ilmukomunikasiumw
agribisnismumw
tekniksipilmandalawaluya
teknikelektroumw
analiskesehatanmandalawaluya
laboratoriummandalawaluya
mabaumw
stafumw
beasiswamandala
kuliahumw
pelatihanmandala
pmbmandala
karirmandala
agendaumw
agroumw
akreditasiumw
alumnimandala
arsipumw
asetumw
asramaumw
auditumw
aulauwm
beritamandala
daftarmandala
dosenumw
e-journalmandala
edomumw
emailumw
fikesumw
himaumw
humasumw
infomandala
jurnalmandala
kabarmandala
kabarumw
kemahasiswaanmandala
kendariumw
kknumw
komunikasiumw
laboratoriumumw
legalumw
lmsumw
lpmumw
magangumw
mahasiswaumw
mapalaumw
mipaumw
mutuumw
perpusumw
ppgumw
pressumw
psikologiumw
pusatmandala
pusatumw
puskomumw
radioumw
rektoratumw
himaumw
sastraumw
sdmumw
sipegumw
sipilumw
sistermandala
ukmumw
uktumw
wismaumw
wisudaumw
yudisiumumw
bidanunimus
febunimus
fkmunimus
fkunimus
nersunimus
kampusmandala
lpsmumw
statistikumw